Indonesia dalam Berita Teknologi

Jul 27

Panasonic Lumix GH4 Mampu Rekam Video 4K

Produsen perangkat elektronik, Panasonic mengumumkan kehadiran Lumix GH4. Produk ini merupakan kamera digital mirrorless yang dapat merekam video resolusi 4K. Jangan Klik

Dilansir Ubergizmo, Senin (10/3/2014), kamera digital ini pertama kali diungkap awal Februari dan dijual dengan harga 1.499 euro atau sekira Rp22 jutaan. Harga USD1.700 kabarnya hanya untuk bagian bodi, belum termasuk lensa. 
Panasonic Lumix GH4 Mampu Rekam Video 4K
Kamera ini memiliki sensor CMOS Micro Four Thirds 16MP. Sudah ada daftar pre-order dalam website, yang menunjukkan perangkat akan dikapalkan akhir April 2014. 

Website Engadget melaporkan, Lumix GH4 memiliki modus ISO mulai 200 sampai 25.600. Selain itu, kemampuan rekam berkualitas 4K pada resolusi 4096 x 2160. Kamera ini juga dilengkapi layar 3 inci serta fitur Live View.

Kamera yang memiliki LCD yang bisa diputar-putar ini juga mempunyai fitur autofokus. Lumix GH4 bisa menjepret 12 gambar per detik.

Pangsa Pasar Windows Phone Ungguli BlackBerry



Dilansir Wpcentral, Minggu (9/3/2014), laporan juga mengungkap bahwa BlackBerry mengalami penurunan. Sementara Microsoft tetap stabil dan memegang tempat ketiga, di bawah Android dan Apple.

Android menempati posisi pertama dengan porsi pangsa pasar lebih dari 50 persen. Menurut laporan, platform Microsoft Windows Mobile mengungguli BlackBerry di kuartal terakhir 2013.

Pangsa pasar Microsoft 3,2 persen tetap bertahan dan BlackBerry kehilangan pangsa pasar sebesar 0,5 persen. Ada fluktuasi kecil dan pertumbuhan Windows Phone bergerak lambat serta konsisten. Tersedia Disini
Pangsa Pasar Windows Phone Ungguli BlackBerry
Sedangkan Apple, terhitung dari Oktober 2013 sampai Januari 2014 terdapat peningkatan pangsa pasar sebesar 1 persen. Apabila BlackBerry terus menurun, maka akan memperluas kesenjangan prosentase pangsa pasar di 2014.

OS Symbian masih memiliki pesona dengan perolehan 0,2 persen hingga Januari 2014. Sementara Android mengalami penurunan dari 52,2 persen ke 51,7 persen.